Postingan

Curcol singkatku Hari ini

Gambar
Jangan Dekati Zina dan Riba, kalau menurutku ya sekalian aja Jauhi! Halo, saat ini aku sedang melakukan journaling untuk diriku sendiri. Supaya emosiku bisa Kembali stabil, tidak marah-marah yang berlebihan. Ada beberapa poin yang akan aku sampaikan: Mengapa aku merasa kurang nyaman ya saat di ruangan? Apakah karena ruangan yang tidak sejuk, teman-teman yang terlalu ramai, atau memang moodku yang berubah-ubah? Hmmm… Aku mau ngetik aja jadi agak-agak kurang nyaman kalau di ruangan sendiri. Ini aja aku ngetik di kelas, depan anak-anak yang lagi ujian. Kenapa ya? Padahal kalau di kosan udah capek dan enggan buat buka leptop. Atau semuanya hanya alasanku saja ya? Jika tidak kepepet, pasti aku nggak buka info-info freelancer. Tapi sampai saat ini belum kepikiran buat ngerjain portofolionya. Hadehhh gimana ya, apa yang harus aku lakukan untuk mendapatkan uang meski 50k aja. Lumayan kan buat tambah-tambah duit. Btw duitku sekarang Cuma 250k padahal masih ada 15 hari yang perlu aku l...

Selamat Datang 'Dewasa'

 Halo myself! Sebentar lagi 2025 menyapa sudah sangat lama aku meninggalkan dunia tulisan. Emm... seperti biasa ketika menulis dalam blog ini, tidak ada struktur yang jelas dan hanya menulis apa yang terlintas di kepala.  Kilas balik selama 2024, apa ya...  Januari,  Hari ultah ku dikado sama bestie tas yang bagus, trus aku waktu itu juga kesulitan buat kasih gift bali ke dia. Aku juga melewatkan kasih syukuran atau apalah itu ke temen kantor. Ya sedih sih, soalnya sampe diusia itu aku kok masih aja belum bisa membuat financial planning.  Sedihnya aku malah membuang uangku untuk hal yang sekarang aku sadari tidak terlalu berguna. Karena hasil dari investasi 'itu' hanyalah sebuah luka. Aku jalan sama cowok yang seharusnya sejak dulu harus dihindari. Aku jatuh cinta, membangun imaji yang liar, dan mencoba memuaskan nafsuku padanya. Namun akhirnya,  belum genap tahun ini berlalu, hubungan kita berakhir lantas berjarak. Padahal, bukan ini yang aku mau. Menyesal...

its time to ovt!

Gambar
sulit rasanya hidup sendiri, apalagi usia ini akan terus bertambah lantas menua termakan masa. waktunya overthingking dimulai. kenapa aku ngga suka ikut kumpulan sosial? ya karena perasaan iriku mulai bertumbuh. perasaan menjadi 'beda'. selembar kertas presensi menghadangku. tentu saja harus menuliskan nama lengkap disana, namun sebelum tanda tangan ada kolom nama suami. sedikit aku berpikir ulang. ah, agaknya kapan bisa segera ku tulis? di tengah riuh gelora tepuk tangan dan kelakar lucu formalitas tergaung dalam telingaku. termangu dalam pandangan kosong, apakah bisa aku menikah nantinya? seperti mereka, duduk manis datang bagai tamu mewakili nama suami masing-masing. bergosip membicarakan tingkah lucu anak-anak bahkan membicarakan tabiat usil suami di rumah. entah mengapa Tuhan selalu memberikanku cobaan perasaan. dulu, aku diuji menjadi gadis miskin. bahkan untuk jajan pun harus menabung. jangankan membeli hal yang menyimpang, untuk beli pembalut saja aku harus menyisihkan ...

Sajak yang Tak Usai

Gambar
foto ini aku enggak ingat kapan aku ambilnya Hari ini, aku telah selesai menjalani 5 hari kerja yang menurutku sulit, sepi, dan membosankan. Yah meski tidak sepenuhnya membosankan. Awal Page terjadi saat kepergian langkah ini keperantauan menampar pipiku dengan keras. Nyatanya, tidak ada yang bisa menolong diri sendiri meski ribuan manusia disekitarmu. Sorry to say, kamu boleh jadi pemalas tapi jangan jadi orang bodoh! Sadarilah lingkungan sekitar dan terus berpikir jernih. Buat pola hidup dan asah algoritma hidupmu dengan sebaik mungkin, cari langkah yang efektif nan efisien. Semua demi memperthankan hidup yang entah limitnya kapan.  [Hari pertama setelah pergantian tahun 2024.] Naik bis umum menuju kosan seturunnya dari shuttle. Sebelum itu mampir dulu beli roti, makan sari roti keju, dan rasa pandan. Lalu berjalan kaki menuju kos, isi perut dengan bubur ayam. Masuk kos, lantas menanti telpon dari someone. Ah, maybe harus ku siapkan chapter khusus untuk membahas dirinya. Lelaki y...

Tak Usainya CiMon!

Gambar
                                                                  foto sumber Sindonews.   Halo, entah mengapa aku merasa harus menuliskan ini untuk menuntaskan kegundahanku. Pemicunya gegeara buku Saya pengen jadi Copywriter karya Budiman Hakim. Buku non fiksi yang sempat membuatku tertawa terpingkal-pingkal untuk pertama kalinya. Disana Om Bud (sapaan dari penulisnya) menekankan untuk selalu latihan tulis menulis dan menuangkannya dalam blog pribadi. Katanya 1% itu bakat, 99%nya usaha dan kerja keras. Perlu latihan dan jeli terhadap peluang serta fenomena lingkungan sekitar kita. Terlebih lagi, aku baru dapat kabar yang masih membuat dadaku sesak. Saat bertemu dengan teman SMP tempo hari. Ketika aku dan dia, (sebut saja namanya Sopi) berjumpa.  Jumat pagi yang mendung, tidak seterik hari jumat biasanya. Ruang tam...

Berpangku Tangan

Gambar
  Sesuatu hal yang membuatku malas, kecewa, dan akhirnya memilih untuk pergi salah satunya karena merasa tidak bisa mengubah hal yang tidak semestinya. Sepertinya kalimatku terlalu berputar-putar ya. Jadi semisal begini, kamar berantakan tetapi aku tidak bisa membereskan kamarku sendiri entah karena malas, tidak punya waktu atau malah memerlukan biaya untuk merombak kamar  ini. Jadi akhirnya lebih milih diam, berpangku tangan dengan hal ini. Padahal keinginan hati ya, kamar selalu bersih dan rapi. Kalau bisa ya kayak yang di drakor gitu hehe tertimpa cahaya dan disetiap paginya aku bisa menghirup udara yang bersih, sejuk tiap hari. Kemudian diwaktu yang random ini, aku mengambil benang jahit lalu memasang bet seragam. Ini seharusnya sudah aku lakukan sejak awal datang ke sekolah. Entah karena malas, atau merasa tidak bisa memasang bet itu. Lalu aku kerjakan sebisaku, dengan tujuan terpasang, rapi dan tidak mudah lepas. Ternyata patah hati, punya efek yang positif juga ya :) ...

Penghujung November

Gambar
      Setelah sekian purnama mengembara di kota yang hingar bingar akan tradisi, dan budaya lokalnya. Akhirnya tiba dipenghujung bulan ke 11 dan akan menginjak bulan terakhir dalam usia seperempat abad ini. Namun sayangnya, aku masih belum banyak berubah. Mulai dari penghematan yang gagal, olahraga rutin yang sama sekali tidak terjadi, semangat kerja yang menurun bahkan sekarang lebih suka berangkat mepet di jam 6.35 atau 6.40 dari kos. Haduhhh! ini bukan suatu peningkatan, bisa dikatan malah pemunduran. Mengapa ini terjadi?