Mengimani dalam Hati dan Tindakan



 Selalu Ada Rezeki Bagi Mereka Dengan Niat Baik


        Allahuakbar, allahuakbar, allahuakbar, laa ilaa ha illallah allahu akbar allahuakbar wa lillah ilham. kira-kira begitu takbir berkumandang mengisi pagi ini. Aku pikir karena pandemi, jadi masjid atau musola dekat rumah tidak mengadakan. Nyatanya, tidak cuma lingkungan RW ku saja, daerah lain yang disiarkan televisi juga melaksanakan solat idul adha. Alhamdullillah, ada solat juga. lagian, solatnya juga setahun sekali. Hmmm sayang lah untuk dilewatkan. Aku yang baru tau kalau musola dan masjid mengadakan, jadi sedikit terburu-buru, mana kerjaan baru selesai ke download. Setelah nge share ke grup w.a kantor, akhirnya mandi dan untungnya lagi tdai aku udah sikat gigi wkwk. Cepetlah mandiku, beda sama mandi-mandi pagi biasanya. Oke, meski masjid daerahku enggak ngadain kurban. Tapi dibagi setiap RT. Yang mengadakan RT ya, bukan kayak dulu yang di handle semua sama masjid. Hakikat berkurban itu apa sih? Kenapa kok banyak yang berkurban? Termasuk aku, korban persaaaaannn HIKS! Lahh, kenapa malah galau lagi, maemunah! Wkwkwk oke. Sedikit pembahasan berbobot yaa. Biar pinteran dikit nih otak! 

            فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. [الكوثر (108): 2]

Dalil perintah berkurban

Dalil nya mulai dari surat favorit karena pendek dan listen-able. Surah al Kautsar ayat 2. Yang artinya: Maka Laksanakanlah solat karena Tuhan mu dan berkurbanlah.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ اْلأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ
وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ. الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَالصَّابِرِينَ عَلَى 
مَا أَصَابَهُمْ وَالْمُقِيمِي الصَّلاَةِ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ. [الحج (22): 34-35]


            Artinya: Dan Bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (Kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada NYa. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh kepada Allah. Yaitu orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang yang mendirikan solat dan orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah kami rezekikan kepada mereka. [QS. Al Hajj 34-35].


                Kalau kesimpulan pribadiku, yang namanya iman, harus punya implementasi dalam bentuk tindakan. Salah satunya yaitu dengan berkurban. Kalau memang percaya adanya Tuhan Seluruh Alam itu Satu dan Allah adalah Tuhanmu, perintah berkurban bagi mereka yang mampu, ya mampu, bukan yang kaya ajaloh. ada juga kan yang sepertinya kaya, namun tidak berkurban?
Aku sendiri juga belum bisa berkurban, jujur, aku belum aqiqah. Bingung nih, makin kesini kok duit ada sih alhamdulillah, tapi malah jadinya duit itu duit pegangan. Alias duit talangan kehidupan sehari-hari. Apakah besok-besok besok besok ada keperluan mendadak. Nah, aku bingung. Aku pengin beli HP tapi disisi lain juga pengen ehh keinget juga belum aqiqah. Yah meski aqiqah itu juga bukan tanggunganku. Namun, karena memang aqiqah tanggungan ortu dan ortuku belum sanggup untuk aqiqah, aku berkeinginan untuk melaksanakannya sendiri. Demi melaksanakan perintah yang tertunda selama ini. 

                Hah! Makin kesini banyak keinginan yang belum terlaksana. Pengin beli HP lah, aqiqah, nikah? Rumah? Wow!!! Emang ya, kalau orang sedang-sedang aja kaya aku, keinginan baaanyyaaaak banget. Tapi realisasi??? Bismillah aja ya?! Mana dulu nih!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sajak yang Tak Usai

Curcol singkatku Hari ini